RAPIMDA LTMNU
PBNU: Jangan Biarkan Masjid Nahdliyin Dicuri!
Sukai Dukung NU Mendirikan TV NU Nusantara
Situbondo, NU Online
Rais Syuriyah PBNU KH Masdar F. Masudi mengatakan mencuri masjid adalah jahat,membiarkan masjid dicuri adalah bodoh.
Dalam kaidah ushul fiqh ada La dlarar wa la dlirar. Jangan berbuat
jahat kepada orang, dan membiarkan orang lain berbuat jahat kepada kita.
“Nahdliyin silakan pilih,
menjadi penjahat atau bodoh?” tanyanya kepada 200 peserta Rapat
Pimpinan Daerah (Rapimda)Pengurus Cabang Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul
Ulama (LTMNU) Kabupaten Situbondo, bertempat di aula PCNU, Sabtu,
(23/2).
Menurut kiai kelahiran Purwokerto 1953 tersebut,
dua-duanya bukan pilihan. Nahdliyin harus mempertahankan masjid. Karena
di masjidlah umat berada, dan di masjidlah yang NU dan bukan NU itu
kelihatan.
“Kalau subuh pakai qunut. Habis shalat wiridan, malam jumat ada tahlilan, tambah-tambah NU-nya.
Pembukti masyarakat NU itu di masjid-masjid,” tambahnya.
Ia juga mengatakan hubungan masjid dan pesantren. Pesantren adalah mata
air, sedangkan masjid adalah petak-petak sawah yang akan diairi dari
mata air itu.
Rapimda bertema “Wujudkan masjid sebagai pusat
pemberdayaan umat” tersebut difasilitasi PP LTM NU dan PT Sinde Budi
Sentosa. Setelah di Situbondo, akan digelar di PCNU Banyuwangi Ahad
besok, (24/2).
Penulis: Abdullah Alawi
https://www.facebook.com/Forumaswajaindonesia?ref=stream
Tidak ada komentar:
Posting Komentar